|
LamPUNGLInux
Komunitas Pengguna Linux Indonesia
Web Blog LamPUNGLInux .or.id ini merupakan White Papers bagi semua member Web Site komunitas ini, sebagai media untuk menuangkan semua hasil observasi, kegiatan, pengalaman, cerita dan informasi yang dimiliki tentang Linux & OpenSource Software, dengan tujuan dapat memberikan sebuah manfaat tersendiri bagi semua pengunjung yang membacanya.
" Let's Join with Us, To be share for everyone "

Thu, 16 Apr 2009 20:29:09 +0700
NFS server di Slackware
Posted by :
kar0r3t
On
Server
NFS(Network File System) adalah sebuah kumpulan protokol yang digunakan untuk mengakses beberapa sistem berkas melalui jaringan. Spesifikasi NFS didefinisikan dalam RFC 1094, dan saat ini telah mencapai versi 3 yang didefinisikan dalam RFC 1813.
NFS diimplementasikan sebagai sebuah sistem client/server yang menggunakan perangkat lunak NFS server dan NFS client yang berjalan di atas workstation. NFS Server akan menggunakan protokol NFS untuk mengekspor sistem berkas yang dimilikinya kepada klien NFS agar dapat dibaca ole klien, seolah-olah sistem berkas remote tersebut merupakan sistem berkas yang dimiliki oleh klien secara lokal.
NFS umumnya menggunakan protokol Remote Procedure Call (RPC) yang berjalan di atas UDP dan membuka port UDP dengan port number 2049 untuk komunikasi antara klien dan server di dalam jaringan.
ok langsung saja... Sebagai contoh, saya mempunyai 5 buah komputer dan ingin men-share sebuah direktori (/home/user/lagu) pada server agar dapat diakses (di mount di /mnt/sharedir) oleh 4 komputer (client) lainnya.
Kom 1 : 192.168.1.1 (Server) Kom 2 : 192.168.1.2 Kom 3 : 192.168.1.3 Kom 4 : 192.168.1.4 Kom 5 : 192.168.1.5
Aktifkan rc.nfsd pada server : #chmod 755 /etc/rc.d/rc.nfsd (Pada Slackware 12 sudah didefault aktif)
Edit file /etc/exports Isi dengan baris di bawah : /home/user/lagu 192.168.1.2(rw) 192.168.1.3(rw) 192.168.1.4(rw) 192.168.1.5(rw)
Keterangan : direktori yang di share oleh server adalah /home/user/lagu ke komputer client dengan address 192.168.1.2 sampai 192.168.1.5. Sedang izin akses ke server adalah Read dan Write. Hati-hati untuk mengecek ijin folder di /home/user/lagu juga. Meski /etc/exports sudah benar, sedang file permission /home/user/lagu server adalah 640, ya tetap saja client tidak bisa mengakses.
Client : Pada masing2 client (komputer 2-5) edit file /etc/fstab dan tambahkan baris di bawah : 192.168.1.1:/home/user/lagu /mnt/sharedir nfs rw 0 0
Aktifkan /etc/rc.d/rc.rpc : #chmod 755 /etc/rc.d/rc.rpc
Oke, jangan lupa boot untuk memastikan :) Keterangan : Komputer client akan melakukan mounting /home/user/lagu komputer server (192.168.1.1) ke /mnt/sharedir.
Nah ketika booting awal, maka server akan mengeksport direktori /home/user/lagu ke client. Dan client akan melakukan mounting direktori server ke file systemnya.
catatan kecil : * Untuk NFS Server, file penting buat konfigurasi adalah /etc/rc.d/rc.nfsd serta / etc/exports * Sedang untuk Client adalah /etc/rc.d/rc.rpc
|
|